Tips Memilih Processor Terbaik. Kali ini akan berbagi cara memilih Processor terbaik dan sesuai kebutuhan anda.
Untuk komponen ini baik anda seorang gamer atau bukan harus menggunakan
procie dengan kecepatan yang mumpuni. Tujuannya, jelas agar kerja anda tidak tergangu oleh loading pada saat anda bekerja dengan komputer anda.
Ketahanan
Jika anda menggunakan komputer
dalam jangka waktu yang lama setiap harinya gunakanlah Intel dan jika
anda hanya menggunakan komputer hanya beberapa jam setiap harinya dan
mementingkan performa gunakanlah AMD. Maksud ketahanan di sini adalah ketahanan terhadap panas pada processor itu sendiri pada saat bekerja. Untuk
saat ini panas Procie sudah bisa di atasi dengan menggunakan pendingin
yang bagus, lebih maknyus lagi kalau menggunakan pendingin cairan (Water
Cooling System).
Teknologi
Semakin canggih teknologi sebuah processor, maka sebaik baik
performanya. Intel teknologi terbaru adalah Intel Haswell generasi ke-4
yang memiliki seri 4000, sedangkan AMD Vishera FX. Intel generasi
sebelumnya adalah Sandy Bridge dan Ivy Bridge. Generasi ke-4 Intel
memiliki keunggulan pada graphic, chace memory lebih besar, support high
speed memory frekuenzi dan lebih hemat daya. Baca Perbandingan Intel Haswell VS Ivy Bridge VS Sandy Bridge…
Kecepatan
Lihat kecepatan processor misal 3,4 Ghz, semakin besar kecepatan
semakin bagus. Dan jika inti processor (Core) ada 4 dan kecepatannya 3,4
Ghz,maka 4 X 3,4 Ghz maka kecepatan maksimum procie ini adalah 13,6
Ghz.
Inti Processor (Core)
Inti Processor atau lebih di kenal dengan Core (Dual core artinya
processor memilih dua buah inti). Jika anda pengguna Chipset LGA 775
saya sarankan untuk menggunakan Processor dengan teknologi tertinggi
pada socket ini yaitu Core 2 Quad memiliki 4 Core. Untuk LGA 1150 keatas
Gunakanlah Core i3 ke atas. Dan jika anda pengguna AMD AM3 gunakanlah
procie Vishera FX atau yang paling murah Phenom Black juga bisa. Untuk
melihat kecepatan procie lihatlah berapakah Logica Corenya. Contoh Core
i3 Dual Core, Core i5 Quad Core dan Core i7 Quad core ada juga yang 6
core. Procesor AMD Phenom Black X4 Quad Core, Vishera FX Quad Core, 6
core sampai 8 Core. Processor Intel terbaru saat ini sudah memiliki 8 buah core dan 12 thread. Baca Intel Core i7 X99 Haswell Series…
Chace (L1, L2 dan L3)
Cache memory adalah memory berukuran kecil berkecepatan tinggi yang berfungsi untuk menyimpan sementara instruksi dan/atau data (informasi) yang diperlukan oleh prosesor. Boleh dikatakan bahwa cache memory ini adalah memory internal prosesor. Cache memory ini berbasis SRAM yang secara fisik berukuran kecil dan kapasitas tampung datanya juga kecil atau sedikit. Pada saat ini, cache memory ada 3 jenis, yaitu L1 cache, L2 cache, dan L3 cache.
L1 cache terintegrasi dengan chip prosesor, artinya letak L1 cache
sudah menyatu dengan chip prosesor (berada di dalam keping prosesor).
Sedangkan letak L2 cache, ada yang menyatu dengan chip prosesor, ada
pula yang terletak di luar chip prosesor, yaitu di motherboard dekat
dengan posisi dudukan prosesor. Pada era prosesor intel 80486 atau
sebelumnya, letak L2 cache kebanyakan berada di luar chip prosesor. Chip
cache terpisah dari prosesor, berdiri mandiri dekat chip prosesor.
Sejak era prosesor Intel Pentium, letak L2 cache ini sudah terintegrasi
dengan chip prosesor (menyatu dengan keping prosesor). Posisi L2 cache
selalu terletak antara L1 cache dengan memori utama (RAM). Sedangkan L3
cache belum diimplementasikan secara umum pada semua jenis prosesor.
Hanya prosesor-prosesor tertentu yang memiliki L3 cache.
Transfer data dari L1 cache ke prosesor terjadi paling cepat
dibandingkan L2 cache maupun L3 cache (bila ada). Kecepatannya mendekati
kecepatan register. L1 cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada
prosesor. Secara fisik L1 cache tidak bisa dilihat dengan mata
telanjang. L1 cache adalah lokasi pertama yang diakses oleh prosesor
ketika mencari pasokan data. Kapasitas simpan datanya paling kecil,
antara puluhan hingga ribuan byte tergantung jenis prosesor. Pada
beberapa jenis prosesor pentium kapasitasnya 16 KB yang terbagi menjadi
dua bagian, yaitu 8 KB untuk menyimpan instruksi, dan 8 KB untuk
menyimpan data.
Transfer data tercepat kedua setelah L1 cache adalah L2 cache.
Prosesor dapat mengambil data dari cache L2 yang terintegrasi (on-chip)
lebih cepat dari pada cache L2 yang tidak terintegrasi. Kapasitas simpan
datanya lebih besar dibandingkan L1 cache, antara ratusan ribu byte
hingga jutaan byte, ada yang 128 KB, 256 KB, 512 KB, 1 MB, 2 MB, bahkan 8
MB, tergantung jenis prosesornya. Kapasitas simpan data untuk L3 cache
lebih besar lagi, bisa ratusan juta byte (ratusan mega byte). Di setiap
merk procie pasti di cantumkan Chace antara 1Mb sampai 8Mb, semakin
besar semakin bagus. Untuk teknologi terbaru Intel Haswell-E processor
sudah memiliki 20 Mb L3 Chace pintar. Baca Intel Generasi Terbaru 2014…
Daya Listrik
Anda juga harus melihat berapa konsumsi daya listriknya bandingkan
procie dengan performa yang sama tetapi memiliki perbedaan penggunaan
listriknya. Maka tentu saja yang dipilih adalah procie yang memiliki
kebutuhan daya listrik paling rendah. Yap… tentu saja untuk menghemat
penggunaan listrik anda.
Motherboard
Tentu saja anda juga harus melihat apakah socket mobo anda support
dengan processor yang akan anda beli. PENTING : Processor terbaru
memiliki chipset yang berbeda, Socket H81, H
Overclocking
Nah ini dilihat jika anda ingin melakukan overclocking.
Overclocking adalah meningkatkan kecepatan standar processor. Misal,
kecepatan standar adalah 3,4 Ghz, mampu ditingkatkan hingga 3,9 Ghz.
Dengan syarat anda harus menggunakan pendingin yang mumpuni.
CONTOH : Core i 5 4430, 3,0 Ghz, 4 Core, Chace 6Mb, Overclok Up to 4,6 Ghz

No comments:
Post a Comment