Apa itu teknologi digital ???
Teknologi Digital adalah teknologi yang dilihat dari
pengoperasionalannya tidak lagi banyak menggunakan tenaga manusia.
Tetapi lebih cenderung pada sistem pengoprasian yang serba otomatis dan
canggih dengan system komputeralisasi/format yang dapat dibaca oleh
komputer. Teknologi digital pada dasarnya hanyalah sistem menghitung
sangat cepat yang memproses semua bentuk-bentuk informasi sebagai
nilai-nilai numeris. Pada teknologi analog, gambar dan suara diubah
menjadi gelombang radio, maka teknologi digital menkonversi gambar dan
suara menjadi data digital yang terdiri dari angka 1 dan 0. Dengan
teknologi digital ini, gambar yang ditampilkan memiliki kualitas warna
yang lebih natural dan resolusi yang lebih baik, tidak pecah atau turun
kualitasnya jika gambar ditampilkan di layar yang besar.
Berbagai alat yang
banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari dan merupakan alat yang
sudah biasa kita gunakan seperti televisi, radio, komputer, dan telepon.
Berbagai alat
tersebut pada mulanya ditemukan dengan memakai sistem yang berbasis
analog, tapi karena adanya perkembangan teknologi dan penemuan teknologi
digital sehingga membuat alat-alat sederhana seperti yang disebutkan di atas tersebut menjadi semakin canggih karena sekarang kebanyakan pengoperasiaanya menggunakan system berbasis digital.
Jadi meski sangat berguna, semua komputer analog buatan manusia memiliki
kelemahan besar yaitu mereka tidak dapat mengukur cukup teliti.
Masalahnya terletak pada kemampuan mereka untuk secara
konsisten terus menerus merekam perubahan yang terus menerus terjadi.
Pada setiap pengukuran, selalu terdapat peluang untuk keragu-raguan .
Berbeda dengan komputer analog, komputer digital mampu melakukan
pengukuran yang jauh lebih tepat karena komputer tersebut tidak
melakukan keragu-raguan serta cukup teliti dan cepat. Maka sistem-sistem digital memberikan tiga keuntungan atas sistem-sistem analog yaitu :
1) Sangat mengurangi jumlah data yang diperlukan untuk memproses, menyimpan, meng-display, dan mengirim informasi.
2) Bisa mereproduksi data dengan tidak terbatas jumlahnya tanpa pengurangan kualitas.
3) Bisa dengan mudah memanipulasi data dengan presisi tinggi.
Teknologi digital menggunakan sistem bit dan bite, untuk menyimpan data
dan memproses data, sistem digital mempekerjakan sejumlah besar switch
listrik mikroskopis hanya memiliki dua keadaan atau nilai. Switch biner
ini bisa dalam keadaan on atau off, satu atau nol, ya atau tidak, hitam
atau putih. Memasuki abad ke 21 ini, teknologi berkembang semakin pesat.
Sesuatu yang tampaknya mustahil di masa lalu, menjadi sesuatu yang
nyata sekarang ini. Contohnya saja komputer, televisi tiga dimensi, dan
lain-lain. Sekarang ini alat-alat canggih dapat kita nikmati. Kemajuan
teknologi benar-benar menjadikan hidup kita lebih mudah. Semua itu bisa
terjadi karena adanya orang-orang bernama ilmuwan yang menemukan
teknologi-teknologi canggih tersebut. Mereka mencari
informasi dan mempelajari dengan sangat detail informasi yang dapat
mewujudkan impian mereka yang akhirnya sekarang dapat kita nikmati,
teknologi. Perkembangan
teknologi juga membawa hal yang baru, yaitu revolusi komunikasi. Hal
itu dikarenakan, perkembangan teknologi yang bisa dikatakan paling pesat
adalah perkembangan di dalam bidang komunikasi.
Penemuan-penemuan seperti telepon, mesin faks, telepon selular, scanner,
dan lain-lain adalah alat-alat yang membantu menciptakan hubungan
komunikasi yang lebih mudah antar sesama manusia. Kita dapat dengan
mudah menghubungi orang lain yang berjarak ribuan kilometer jauhnya dari
kita hanya dengan mengangkat gagang telepon dan memencet nomor
teleponnya. Hidup pun terasa lebih mudah. Akan tetapi, segala kemudahan
itu jangan sampai membuat kita terlena. Kita harus tetap menjaga hal-hal
yang menjadi privasi kita. Lagi-lagi teknologi memerankan peranan
penting di sini.
Teknologi membantu kita menjaga hal-hal privasi kita. Misalnya menjaga
komputer kita agar tidak bisa dibuka oleh sembarang orang. Teknologi
melakukannya hanya dengan password. Password yang bekerja melindungi
atau apapun itu sekarang juga semakin berkembang. Dari yang hanya berupa
kombinasi huruf, angka, dan simbol sampai sekarang telah ditemukan
password yang menggunakan sidik jari atau retina mata, yaitu password
yang menggunakan sensor. Password seperti itu disebut biometric sistem.
Biometric sistem dapat dikategorikan sebagai teknologi digital.
Teknologi yang sekarang ini benar-benar sedang berkembang pesat.
Dikarenakan dalam dunia yang analog yang kita jalankan sekarang, kita
terus menuntut kebutuhan yang sepertinya sudah sulit dipenuhi oleh
teknologi analog, untuk itulah teknologi digital dikembangkan.
Teknologi digital dalam komunikasi adalah hal yang sangat penting. Dalam
bidang komunikasi, teknologi digital berkembang dengan menggunakan
spektrum elektromagnetik yang merupakan gabungan dari frekuensi
magnetik, gelombang radio, sinar x, gelombang cosmic, infrared, cahaya,
gelombang radio, dan gelombang mikro. Dari situlah televisi, radio,
komputer, dan lain-lain dapat tercipta. Komunikasi digital banyak
membawa manfaat bagi kehidupan manusia. Contohnya adalah kemampuan
komputer yang semakin canggih yang dapat membantu kita dalam
beraktivitas. Selain itu integritas yang tinggi ketika mentransfer
sebuah data melalui transmiter seperti satelit, telepon, dan lain-lain.
Walaupun membawa banyak manfaat, tentu memiliki sisi buruk juga. Begitu
pula dengan komunikasi digital. Contoh sisi buruk yang bisa dikatakan
fatal adalah error. Error disini adalah kesalahan yang ditimbulkan dari
alat-alat teknologi. Teknologi digital pun pasti sangat mengkhawatirkan
apabila alatnya sudah error, karena dari situ kemungkinan untuk rusak
sangatlah besar. Selain itu dengan adanya teknologi digital,
kecendrungan orang-orang untuk melupakan teknologi analog sangatlah
besar. Oleh karena itu, penemuan-penemuan yang dulunya sangat berarti,
kini sudah tak mendominasi.
Teknologi digital akan terus berkembang. Pada masa yang akan datang,
perkembangan teknologi ini dipengaruhi tiga hal, yaitu transisi digital,
konvergensi jaringan, dan infrastruktur digital. Konvergensi jaringan
yang terjadi adalah kegiatan di rumah-kesibukan perjalanan-pekerjaan
kantor. Konvergensi ini bertendensi pada pemenuhan kebutuhan manusia
dalam lingkungan apa pun dan di mana saja. Saat ini kita semua sudah
tahu bahwa teknologi analog mengalami penuruna pertumbuhan, sedangkan
teknologi digital terus naik. Inilah transisi digital.
Era transisi itu ditandai dengan pertumbuhan industri produk digital
yang sangat cepat. Ketika industri digital ini tumbuh, pada saat yang
sama akan dialami berbagai perubahan yang sangat cepat. Khusus untuk
konvergensi jaringan akan mengacu pada kecenderungan gaya hidup, yaitu
waktu di rumah yang berfokus pada keluarga dan kesibukan perjalanan yang
merupakan gabungan antara bekerja dan bermain. Selain itu, kesibukan di
kantor antara kerja dan kebutuhan hiburan. Dengan kecenderungan itu,
produsen produk digital akan mengarahkan peluang bisnisnya ke sana.
Desain dan teknologi akan disesuaikan dengan perkembangan gaya hidup era
digital. Produsen produk-produk digital harus mampu memberi solusi
komprehensif pada era konvergensi jaringan itu.
Konvergensi itu tidak akan terwujud tanpa peran produsen, pemerintah,
dan retailer. Produsen dengan produsen lainnya harus bekerja sama
melakukan standardisasi, sedangkan pemerintah perlu mengurangi
hambatan-hambatan perdagangan. Retailer berperan dalam edukasi konsumen,
membuat pemasaran yang lebih menarik, serta membangun kerja sama dengan
berbagai pihak. Edukasi konsumen sangat diperlukan terkait gaya hidup
dan pemenuhan produk yang menunjang gaya hidup itu.
Revolusi Digital
Revolusi Digital adalah perubahan dari teknologi mekanik dan elektronik
analog ke teknologi digital yang telah terjadi sejak tahin1980 dan
berlanjut sampai hari ini. Revolusi itu pada awalnya mungkin dipicu oleh
sebuah generasi remaja yang lahir pada tahun 80-an. Analog dengan
revolusi pertanian, revolusi industri, revolusi digital menandai awal
era informasi.
Revolusi digital ini telah mengubah cara pandang seseorang dalam
menjalani kehidupan yang sangat canggih saat ini. Sebuah teknologi yang
membuat perubahan besar kepada seluruh dunia, dari mulai membantu
mempermudah segala urusan sampai membuat masalah karena tidak bisa
menggunakan fasilitas digital yang semakin canggih ini dengan baik dan
benar. Berikut sejarah singkat mengenai Revolusi digital dalam
perkembangan teknologi dunia.
Sejarah Teknologi
Teknologi yang mendasar ditemukan pada tahun 1980 ini dan menjadi
ekonomis untuk diadobsi secara luas setelah penemuan Personal computer.
Teknologi revolusi digital dikonversi sebelumnya adalah analog ke dalam
sebuah format digital. Dalam komunikasi digital misalnya perangkat keras
mengulangi kemampuan mampu memperkuat sinyal digital dan menyebarkannya
tanpa kehilangan informasi dalam sinyal. Hal yang sama pentingnya
dengan revolusi adalah kemampuan untuk dengan mudah memindahkan
informasi digital antara media, dan untuk mengakses atau
mendistribusikannya jarak jauh.
Perkembangan teknologi Digital
Perkembangan Komputer
Komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan
tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis
menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output
dibawah pengawasan suatu langkah instruksi-instruksi program dan
tersimpan di memori ( storage program ). Pengolahan data dengan
menggunakan komputer dikenal dengan nama pengolahan data elektronik
(PDE) atau Elektronik Data Processing (EDP). Pengolahan data adalah
manipulasi dari data kedalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti
berupa informasi dengan menggunakan suatu alat elektronik, yaitu
komputer. Komputer yang kita gunakan sekarang ini tidak serta merta
muncul begitu saja melainkan melalui proses yang panjang dalam
evolusinya.
Lahirnya World Wide Web/WWW
Pada tahun 1992 World Wide Web dirilis ke dengan 1996, internet berada
dikesadaran mainstream dan banyak bisnis website yang tercantum dalam
iklan mereka. Pada tahun 1999, hampir setiap negara memiliki sambungan,
dan lebih dari setengah Amerika menggunakan internet secara teratur.
Pada tahun 1989, 15% rumah tangga di Amerika serikat komputer yang
dimiliki, pada tahun 2000, ini adalah sampai dengan 51%.
Ponsel
Ponsel menjadi pemandangan umum dinegara-negara barat, dengan bioskop
mulai menampilkan iklan memberitahu orang-orang untuk membungkam ponsel
mereka. Martin Cooper merupakan penemu ponsel yang digunakan lebih dari
separuh populasi dunia. Handset pertama dilahirkannya pada 1973 dengan
bantuan tim Motorola dengan berat dua kilogram. Ketika dia menderita di
jalanan New York dan membuat panggilan ponsel pertama dari prototipe
ponselnya, dia tidak pernah membayangkan perangkat buatannya itu akan
sukses suatu saat.
Dari analog ke sinyal digital
Situs Jejaring Sosial
Situs jejaring Sosial merupakan sebuah web berbasis pelayanan yang
memungkinkan penggunanya untuk membuat profil, melihat list yang
tersedia, serta mengundang atau menerima teman untuk bergabung dalam
situs tersebut. Hubungan antara perangkat mobile dan halaman web
internet melalui “jaringan sosial” telah menjadi standar dalam
komunikasi digital. Awal mula situs jejaring sosial ini muncul pada
tahun 1997 dengan beberapa situs yang lahir berbasiskan kepercayaan
setelah itu kejayaan situs jejaring sosial mulai diminati, mulai dari
tahun 2000-an serta 2004 muncul situs pertemanan bernama friendster
lanjut ke tahun-tahun berikutnya tahun 2005 dan seterusnya muncul
situs-situs seperti Myspace, Facebook, Twitter dan lain-lain. Zaman
semakin canggih karena teknologi yang selalu diperbaharui, segala
sesuatu saat ini lebih mudah dilakukan. Selain dampak positif banyak
dampak negatif yang ditimbulkan dari jejaring sosial.
Teknologi Digital Semakin Berkembang
Semakin canggihnya teknologi digital masa kini membuat perubahan besar
terhadap dunia, lahirnya berbagai macam teknologi digital yang semakin
maju telah banyak bermunculan. Berbagai kalangan telah dimudahkan dalam
mengakses suatu informasi melalui banyak cara, serta dapat menikmati
fasilitas dari teknologi digital dengan bebas dan terkendali. Tetapi di
sayangkan semakin berkembangnya teknologi justru semakin banyaknya
kejahatan yang terdeteksi. Maka dari itu segala sesuatunya harus
memiliki perlindungan hak cipta dan mengontrol anak-anak dan remaja
khusunya. Begitu banyak game online yang menyebabkan kerusakan mental
anak saat ini, pornografi dan pelanggaran hak cipta pun banyak
dilanggar.
Konversi teknologi
• Catatan Gramophone perkembangan ke CD ke Mp3 :
Awalnya, piringan hitam sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar
untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc, alat yang diperlukan untuk
memutar piringan hitam adalah Gramophone seiring berkembangnya teknologi
kemudian piringan hitam berfungsi untuk merekam suara ataupun video dan
setelah itu berkembang menjadi CD, CD dibuat dalam usaha merampingkan
media penyimpanan musik dengan memperbaiki kualitas suara yang
dihasilkan. Kemudian MP3, untuk mempermudah dalam mendengar ataupun
memutar video atau musik.
• VHS tape untuk DVD untuk Blu-ray :
Format baru untuk menyimpan data berupa video. Format ini dibuat untuk
memenuhi kebutuhan akan teknologi HDTV (High Definition TV) yang
menjanjikan kualitas video yang jauh lebih tajam. Sekeping Blu-ray
dengan single-layer mampu menyimpan data hingga 27 GB. Hal ini setara
dengan 2 jam video dengan kualitas tinggi (High definition) atau sekitar
13 jam dengan kualitas video standar. Sedangkan untuk double layer,
mampu menampung hingga 54 GB untuk sekitar 4,5 jam video dengan kualitas
tinggi atau 20 jam dengan kualitas video standar. Bahkan ada rencana
untuk mengembangkan terus ukurannya hingga dua kali lebih besar.
Analog penyiaran untuk penyiaran digital
Telepon umum ke ponsel
E-book
Mail ke email
Analog fotografi ke fotografi digital
Teknologi Digital Cinema
Untuk pengertian dari film sendiri adalah suatu cerita yang disampaikan
dengan gambar bergerak. Hal ini dihasilkan oleh merekam gambar foto
dengan kamera, atau dengan membuat gambar menggunakan teknik animasi
atau efek visual. Proses pembuatan film telah berkembang menjadi sebuah
bentuk seni dan industri.
Digital cinema mengacu pada penggunaan teknologi digital untuk
mendistribusikan dan proyek film. Sebuah film bisa didistribusikan
melalui hard drive, optical disk (seperti DVD) atau satelit dan
diproyeksikan menggunakan proyektor digital bukan proyektor film
konvensional. Bioskop digital adalah berbeda dari televisi definisi
tinggi dan, khususnya, tidak tergantung pada menggunakan standar
televisi atau HDTV, rasio aspek, atau tingkat frame. proyektor digital
mampu resolusi 2K mulai menggunakan pada tahun 2005, dan sejak tahun
2006, laju pertumbuhan ekonomi telah mempercepat (2K mengacu pada gambar
dengan resolusi 2.048 piksel horizontal).
Sedangkan mengacu dari sejarahnya, adalah sebagai berikut, media digital
pemutaran resolusi tinggi 2K file memiliki setidaknya sejarah dua puluh
tahun dengan serangan awal sistem makan frame buffer kustom dengan
kenangan besar. Konten biasanya dibatasi hingga beberapa menit material.
Mentransfer konten antar lokasi terpencil sangat lambat dan memiliki
kapasitas yang terbatas. Tidak sampai akhir 1990-an yang menampilkan
proyek panjang bisa dikirim melalui ‘kawat’ (Internet atau link fiber
dedicated). Banyak dikembangkan sistem prototipe yang klaim pertama
dalam beberapa bentuk presentasi digital. Namun, hanya sedikit ini
memiliki dampak yang signifikan terhadap kemajuan industri. Menyoroti
kunci dalam perkembangan sinema digital mungkin akan mencakup:
demonstrasi oleh TI teknologi DMD mereka, real-time pemutaran file
hi-resolusi dikompresi oleh berbagai vendor, dan awal HD presentasi dari
tape D5 untuk proyektor digital.
Rekaman Digital
Pada 2009, media akuisisi yang paling umum untuk fitur digital
diproyeksikan adalah 35 mm film dipindai dan diproses pada 2K (2048 ×
1080) atau 4K (4096 × 2160) resolusi melalui digital intermediate
[rujukan?]. Sebagian besar fitur digital sampai saat ini ditembak di
1920×1080 resolusi HD menggunakan kamera seperti CineAlta Sony,
Panavision Kejadian atau Thomson Viper. Kamera baru seperti Alexa Arri
dapat menangkap 3,5 K resolusi gambar, dan Red Camera Digital Cinema
Perusahaan Merah Satu dapat merekam 4K. Pangsa pasar dari proyeksi 2K di
bioskop digital lebih dari 98%. Saat ini dalam pembangunan kamera lain
mampu merekam RAW 4K, seperti Dalsa Corporation Asal dan Canon 4K
“Serbaguna”, dan mampu rekaman 5K, seperti EPIC RED kamera, dan kamera
mampu merekam 3K (bagi para pembuat film anggaran) seperti yang RED
Scarlet.
Epic Red camera Pasca Produksi Digital
Dalam proses pasca-produksi, negatif film kamera-asli (film yang secara
fisik berlari melalui kamera) dipindai ke dalam format digital pada
scanner atau telecine resolusi tinggi. Data dari film kamera digital
mungkin akan diubah ke format file gambar dengan nyaman untuk bekerja di
fasilitas. Semua file tersebut ‘sesuai’ untuk mencocokkan suatu
mengedit daftar yang dibuat oleh editor film, dan kemudian warna
dikoreksi di bawah arahan staf film. Hasil akhir pasca-produksi adalah
perantara digital yang digunakan untuk merekam gambar gerak untuk film
dan / atau untuk rilis sinema digital.
Digital Mastering
Ketika semua gambar, suara, dan elemen data dari sebuah produksi telah
selesai, mereka mungkin dirakit Perjanjian Penyaluran Digital Cinema
Master (DCDM) yang berisi seluruh bahan digital yang dibutuhkan untuk
proyeksi. Gambar dan suara kemudian dikompresi, dienkripsi, dan dikemas
untuk membentuk Digital Cinema Paket (DCP).
Proyeksi Digital
Saat ini ada dua jenis proyektor untuk sinema digital. Awal DLP
proyektor, yang digunakan terutama di Amerika Serikat, digunakan
terbatas resolusi 1280 × 1024 atau setara dengan 1,3 MP (megapiksel).
Mereka masih banyak digunakan untuk iklan pre-show tapi tidak biasanya
untuk presentasi fitur. Spesifikasi DCI untuk proyektor digital
panggilan untuk dua tingkat pemutaran harus didukung: 2K (2048 × 1080)
atau 2,2 MP pada 24 atau 48 frame per detik, dan 4K (4096 × 2160) atau
8,85 MP pada 24 frame per detik.
Banyak sekali contoh film yang menggunakan teknik digital cinema,
seperti Spy Kids 3-D: Game Over [Dimension Films] (Digital 3D) (2003),
The Nightmare Before Christmas (Re-Release) [Disney] (XPan 3d, Real D,
Dolby 3D) (2006), How to Train Your Dragon [Paramount/Dreamworks,
designed in stereoscopic 3D] (IMAX 3D, Real D) (2010).
Salah satu scene dalam film “How To Train Your Dragon”
Pemanfaatan Teknologi Digital Diberbagai Bidang
Berbagai bidang yang ditekuni dalam negara ini sudah memanfaatkan
teknologi digital sebagai ‘media’ atau ‘alat bantu’ aktivitas sesuai
bidangnya. Pemanfaatan yang saat ini sedang terjadi di Indonesia.
1. Bidang Pendidikan
Tidaklah heran jika kita melihat laboratorium komputer di SMP atau pun
SMA Indonesia, bahkan beberapa SD pun sudah memilikinya. Pentingnya
mempelajari teknologi canggih seperti teknologi digital sudah membuat
Pelajaran Komputer menjadi ilmu pengetahuan yang patut kita pelajari di
zaman modern ini. Pentingnya komputer dalam mendongkrak pendidikan sudah
disadari oleh setiap orang. Itulah sebabnya Komputer sudah mulai
dipelajari oleh orang banyak termasuk kaum pelajar yang masih muda demi
persiapan diri menatap perkembangan zaman yang seakan diinvasi oleh
teknologi digital.
Tidak hanya di sekolah, di perkuliahan juga teknologi digital dipakai
sebagai bidang ilmu. Jurusan Teknik Informatika dan Ilmu Komputer
sebagai contohnya, juga menjadi tempat pembelajaran bagaimana teknologi
digital sudah menjadi bidang pendidikan yang menuntun manusia ke arah
dunia digital dengan ‘mata terbuka’ dengan ilmu komputer yang diajarkan.
Di jurusan lain juga, pentingnya teknologi digital dimanfaatkan oleh
mahasiswa/mahasiswi dalam pelajarannya. Di saat perkuliahan,
mahasiswa/mahasiswi sudah banyak menggunakan laptop/komputer untuk
mengerjakan tugas perkuliahan. Ada juga yang memanfaatkannya untuk
menyimpan data perkuliahan. Ada juga yang menggunakannya untuk
mempresentasikan bahan perkuliahan/tugas perkuliahan di depan kelas
dengan bantuan proyektor sebagai layar besar yang membuat orang banyak
bisa menyaksikan apa yang sedang dipresentasikan.
2. Bidang Bisnis
Pemanfaatan teknologi digital dalam bidang ini sudah mulai populer di
kalangan pebisnis atau pun pengusaha. Ketika kita membuka akun Facebook
kita, misalnya, kemungkinan besar apa yang tertera di homepage Facebook
kita merupakan foto-foto produk yang diperjual-belikan via internet
dengan memanfaatkan teknologi digital dan media sosial. Atau ketika kita
mencari informasi di internet dan membuka suatu situs, banyak juga
tertera iklan dengan maksud untuk memperjual-belikan produk tertentu.
Pemanfaatan teknologi canggih di bidang ini sudah jelas terlihat
efektif. Apalagi sudah banyak orang yang memanfaatkan situs belanja via
online untuk membeli barang tertentu tanpa harus susah payah pergi ke
toko. Bagi pebisnis yang hanya punya modal cukup-cukupan untuk
menjalankan bisnisnya, kini sudah tidak perlu menjajakan produknya
dengan menyewa toko yang tentunya mahal harga sewanya. Cukup buat situs,
atau manfaatkan media sosial yang ada, pembeli yang berniat membeli
barang tanpa harus perlu ke tokonya bersedia menjadi pelanggan. Sungguh
bermanfaat. Komputer atau laptop sebagai barang canggih dari teknologi
digital sudah banyak sekali dimanfaatkan dalam bidang ini.
Dengan teknologi digital lainnya, seperti gadget atau pun telepon
seluler yang difasilitasi jaringan internet, pebisnis dan calon pembeli
bisa dengan mudahnya berkomunikasi tanpa harus bertemu secara langsung.
Dengan memanfaatkan gadget atau telepon genggam yang difasilitasi
internet, calon pembeli bisa mencari-cari barang yang ingin dicarinya
dan ingin dibelinya via online. Calon pembeli bisa menghubungi
penjualnya dengan telepon seluler, dan menyepakati harga. Pembeli cukup
membayarnya dengan mentransferkan biayanya ke rekening penjual dan tidak
harus pergi ke bank atau pun ATM terdekat dalam proses transaksi. Di
internet yang bisa diakses dengan gadget miliknya, proses transaksi bisa
dilakukan dengan mudahnya. Sama-sama untung dan merasakan kemudahan
dalam pemanfaatan teknologi digital.
3. Bidang Sosial
Pemanfaatan teknologi digital sudah merambah di bidang sosial. Banyak
media dari teknologi digital yang sudah dimanfaatkan untuk kebutuhan
sosial secara umum. Misalnya saja, di masa euforia Piala Eropa tahun
2012 ini banyak kita temukan acara yang sering kita sebut dengan ‘nonton
bareng (nobar)’ Piala Eropa mulai dari kafe, restoran, persimpangan
jalan, bahkan di RT sekalipun. Acara nonton bareng ini dibuat untuk
mengakrabkan individu-individu dalam suatu kebersamaan, dengan menonton
Piala Eropa bersama-sama dalam satu layar entah itu layar besar
proyektor atau pun TV. Kebersamaan tersebut bisa meningkatkan nilai
sosial yang terus dijaga sebaik-baiknya. Keakraban yang tercipta menjadi
bukti bahwa bidang sosial juga membutuhkan pemanfaatan teknologi
digital.
4. Bidang Penelitian, Arsitektur, dan Bidang Keilmuan Lainnya
Di bidang penelitian sudah ada mikroskop, teleskop, teropong, dan
sebagainya yang sudah di-digital-kan. Apa yang kita lihat dengan
mikroskop, misalnya, bisa terpampang pada layar monitor yang menunjukkan
apa yang kita lihat dengan menggunakan mikroskop. Teleskop dan teropong
juga demikian. Tapi di Indonesia kemungkinan besar masih jarang atau
malah belum ada sama sekali. Tetapi dalam bidang penelitian, teknologi
digital sudah sangat diperlukan demi mendapatkan temuan-temuan baru.
Pemanfaatan teknologi digital di Indonesia dalam bidang penelitian akan
mempengaruhi kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Di bidang arsitektur sendiri, pemanfaatan teknologi digital dapat
membantu arsitek dalam pembentukan rancangan yang akan dibangun.
Penggunaan teknologi digital dapat membantu arsitek dalam menentukan
desain bangunan sampai ke tahap pembangunan rancangan tersebut.
Teknologi digital yang saat ini sudah mengenal sebutan 3D yang sudah
realistis di layar monitor telah memungkinkan arsitek untuk melakukan
inovasi desain arsitektur yang kompleks ditinjau dari segi bentuk,
struktur, fungsi, material, dan lingkungan. Teknologi digital saat ini
sudah menampilkan bentuk rancangan dalam bentuk 3D (tiga dimensi) yang
memudahkan arsitek dalam membuat rancangan dan bagaimana nantinya
apabila sudah menjadi bangunan. Dengan pemanfaatan teknologi digital
yang berkembang pesat saat ini tentu saja bidang arsitektur banyak
terbantu.
Bidang keilmuan lainnya tidak dapat dipungkiri juga sudah memanfaatkan
teknologi digital. Adapun bidang kedokteran, bidang fisika, matematika,
kimia, dan lain sebagainya juga sudah memanfaatkan bidang teknologi
digital. Di Indonesia, pemanfaatan teknologi digital dapat memajukan
bidang keilmuan tersebut.
Di bidang penelitian sudah ada mikroskop, teleskop, teropong, dan
sebagainya yang sudah di-digital-kan. Apa yang kita lihat dengan
mikroskop, misalnya, bisa terpampang pada layar monitor yang menunjukkan
apa yang kita lihat dengan menggunakan mikroskop. Teleskop dan teropong
juga demikian. Tapi di Indonesia kemungkinan besar masih jarang atau
malah belum ada sama sekali. Tetapi dalam bidang penelitian, teknologi
digital sudah sangat diperlukan demi mendapatkan temuan-temuan baru.
Pemanfaatan teknologi digital di Indonesia dalam bidang penelitian akan
mempengaruhi kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Di bidang arsitektur sendiri, pemanfaatan teknologi digital dapat
membantu arsitek dalam pembentukan rancangan yang akan dibangun.
Penggunaan teknologi digital dapat membantu arsitek dalam menentukan
desain bangunan sampai ke tahap pembangunan rancangan tersebut.
Teknologi digital yang saat ini sudah mengenal sebutan 3D yang sudah
realistis di layar monitor telah memungkinkan arsitek untuk melakukan
inovasi desain arsitektur yang kompleks ditinjau dari segi bentuk,
struktur, fungsi, material, dan lingkungan. Teknologi digital saat ini
sudah menampilkan bentuk rancangan dalam bentuk 3D (tiga dimensi) yang
memudahkan arsitek dalam membuat rancangan dan bagaimana nantinya
apabila sudah menjadi bangunan. Dengan pemanfaatan teknologi digital
yang berkembang pesat saat ini tentu saja bidang arsitektur banyak
terbantu.
Bidang keilmuan lainnya tidak dapat dipungkiri juga sudah memanfaatkan
teknologi digital. Adapun bidang kedokteran, bidang fisika, matematika,
kimia, dan lain sebagainya juga sudah memanfaatkan bidang teknologi
digital. Di Indonesia, pemanfaatan teknologi digital dapat memajukan
bidang keilmuan tersebut.
Di bidang penelitian sudah ada mikroskop, teleskop, teropong, dan
sebagainya yang sudah di-digital-kan. Apa yang kita lihat dengan
mikroskop, misalnya, bisa terpampang pada layar monitor yang menunjukkan
apa yang kita lihat dengan menggunakan mikroskop. Teleskop dan teropong
juga demikian. Tapi di Indonesia kemungkinan besar masih jarang atau
malah belum ada sama sekali. Tetapi dalam bidang penelitian, teknologi
digital sudah sangat diperlukan demi mendapatkan temuan-temuan baru.
Pemanfaatan teknologi digital di Indonesia dalam bidang penelitian akan
mempengaruhi kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Di bidang arsitektur sendiri, pemanfaatan teknologi digital dapat
membantu arsitek dalam pembentukan rancangan yang akan dibangun.
Penggunaan teknologi digital dapat membantu arsitek dalam menentukan
desain bangunan sampai ke tahap pembangunan rancangan tersebut.
Teknologi digital yang saat ini sudah mengenal sebutan 3D yang sudah
realistis di layar monitor telah memungkinkan arsitek untuk melakukan
inovasi desain arsitektur yang kompleks ditinjau dari segi bentuk,
struktur, fungsi, material, dan lingkungan. Teknologi digital saat ini
sudah menampilkan bentuk rancangan dalam bentuk 3D (tiga dimensi) yang
memudahkan arsitek dalam membuat rancangan dan bagaimana nantinya
apabila sudah menjadi bangunan. Dengan pemanfaatan teknologi digital
yang berkembang pesat saat ini tentu saja bidang arsitektur banyak
terbantu.
Bidang keilmuan lainnya tidak dapat dipungkiri juga sudah memanfaatkan
teknologi digital. Adapun bidang kedokteran, bidang fisika, matematika,
kimia, dan lain sebagainya juga sudah memanfaatkan bidang teknologi
digital. Di Indonesia, pemanfaatan teknologi digital dapat memajukan
bidang keilmuan tersebut.
5. Bidang Fotografi, Musik, dan sebagainya
Kamera digital sudah diperkenalkan dalam bidang potret-memotret
(fotografi) sebagai bagian dari teknologi digital. Kamera digital malah
lebih diminati daripada kamera yang dulu dipakai di generasi sebelum
kamera digital. Kemudahan yang diberikan membuat dunia fotografi semakin
maju. Hasil yang didapatkan dengan menggunakan kamera digital pun lebih
bagus daripada kamera generasi sebelumnya. Apabila tidak puas dengan
hasil yang kita dapatkan dari kamera digital, tenang saja, masih ada
software pendukung yang bisa digunakan untuk ‘memoles’ foto yang
didapat. Banyak pilihan lain, seperti misalnya Adobe Photoshop yang
sangat populer dan juga Instragam yang bahkan bisa langsung dibagikan ke
dalam media social, dan lain sebagainya. Di Indonesia sendiri,
pemanfaatan teknologi digital sudah mendorong berbagai kaum, khususnya
kaum muda, untuk terjun ke dunia fotografi dan memajukannya. Lihat
sendiri karya-karya fotografer Indonesia di pameran foto atau pun di
internet, luar biasa! Pemanfaatan teknologi digital dengan baik bisa
menghasilkan keuntungan di dunia fotografi. Sudah banyak orang yang
meraih keuntungan di bidang fotografi dengan memanfaatkan teknologi
digital yang ada.
No comments:
Post a Comment